kuliner (@pusakajaya)yang wajib di coba

 Pusakajaya adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Desa ini terletak di daerah Pantai Utara Jawa, sehingga memiliki potensi wisata pantai yang menarik. Selain itu, Pusakajaya juga dikenal sebagai desa yang kaya akan kebudayaan dan sejarah.


Sejarah Pusakajaya

Desa Pusakajaya memiliki sejarah yang cukup panjang. Menurut sejarah, Pusakajaya awalnya merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Pajajaran. Pada abad ke-16, daerah ini menjadi wilayah kekuasaan Kesultanan Cirebon. Selanjutnya, pada masa penjajahan Belanda, Pusakajaya menjadi bagian dari wilayah Kewedanaan Subang.

Kehidupan Masyarakat

Masyarakat di Pusakajaya mayoritas bermatapencaharian sebagai nelayan. Mereka memanfaatkan potensi laut di sekitar desa untuk mencari ikan dan hasil laut lainnya. Selain itu, beberapa masyarakat juga bermatapencaharian sebagai petani dan pedagang.

Kebudayaan dan Tradisi

Pusakajaya juga dikenal sebagai desa yang kaya akan kebudayaan dan tradisi. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini adalah tradisi “Maenpo Ciang”. Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada bulan Sura (Muharram) dalam penanggalan Jawa. Selain itu, Pusakajaya juga memiliki kesenian tradisional seperti pencak silat, gamelan, dan wayang golek.

Wisata di Pusakajaya

Desa Pusakajaya memiliki potensi wisata pantai yang menarik. Beberapa pantai yang bisa dikunjungi antara lain Pantai Cingambul, Pantai Pananjung, dan Pantai Indah. Selain itu, terdapat juga objek wisata alam seperti Air Terjun Cipicung dan Gunung Canggah.

Kuliner Khas Pusakajaya

Desa Pusakajaya juga memiliki kuliner khas yang lezat, terutama hidangan laut. Beberapa hidangan yang dapat dicoba antara lain sate ikan, pecak ikan, dan nasi tutug oncom. Selain itu, terdapat juga jajanan tradisional seperti cenil, klepon, dan onde-onde.Pantura Pusakajaya adalah sebuah daerah di Jawa Barat yang terletak di sepanjang jalur pantai utara Pulau Jawa. Kuliner di daerah Pantura Pusakajaya pada zaman dulu didominasi oleh hidangan laut dan makanan khas Sunda. Beberapa contoh kuliner yang populer di daerah tersebut adalah:

Pepes ikan: Hidangan ini terbuat dari ikan yang dibumbui dengan rempah-rempah, dibalut dengan daun pisang dan dikukus. Pepes ikan biasanya disajikan sebagai lauk utama.

Sayur asem: Sayur asem adalah hidangan berkuah yang terbuat dari sayuran seperti kacang panjang, jagung, labu siam, dan daun singkong yang dimasak dengan tamarindus indica sebagai bahan pengasam.

Nasi tutug oncom: Nasi tutug oncom adalah nasi yang dicampur dengan oncom, bumbu halus, dan diberi taburan kacang goreng. Hidangan ini biasanya disajikan bersama ikan asin dan sayur asem.

Karedok: Karedok adalah hidangan salad khas Sunda yang terbuat dari sayuran mentah seperti kacang panjang, tauge, timun, kangkung, dan bumbu kacang sebagai sausnya.

Sate jamur: Sate jamur adalah hidangan sate yang terbuat dari jamur yang telah dipotong kecil-kecil, dibumbui, dan ditusuk. Sate jamur biasanya disajikan dengan bumbu kacang sebagai sausnya.

Itulah beberapa contoh kuliner jaman dulu di Pantura Pusakajaya yang masih populer hingga saat ini.